Paralayang Kota Batu

Kota Wisata Batu akan menambah landasan terbang untuk olahraga dirgantara Paralayang. Landasan tersebut dijadwalkan akan siap pada awal tahun 2016 mendatang.

Landasan terbang tersebut berada di lereng gunung Panderman tepatnya di kawasan Wajikan sedangkan untuk take off di daerah Jalibar.

Sekertaris Paralayang Kota Batu, Rudi Darmawan mengatakan, jika pembangunan landasan sudah melewati tahap survei dari Bina Potensi Olahraga Dirgantara (Binpotdirga).

"Kemarin dari Binpotdirga Abdurahman Saleh Malang melakukan survei, ke lokasi dan hasilnya memang layak untuk terbang paralayang," ujarnya kepada MALANGTIMES. Jumat (20/11/2015).

Berbeda dari landasan terbang Paralayang di gunung Banyak, landasan terbang Panderman ini memiliki durasi lebih panjang di udara.

"Dari hasil survei uji coba kemarin, di Panderman tercatat bisa antara 15 sampai 20 menit, sedangkan di gunung Banyak 7 sampai 10 menit," terangnya.

Rudi juga menjelaskan, jika pembuatan landasan terbang ini merupakan kerjasama antara Federasi Aero Sport Indonesia bersama Perhutani.

Sementara itu, Kepala Resort Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Bambang Hariyanto mengatakan bahwa landasan terbang tersebut akan bisa dioperasikan awal tahun depan.

"Sedang proses pengerjaan tempat landing dan take off. Target awal 2016 sudah bisa dioprasikan," jelasnya Bambang.

Dengan dibangunnya landasan terbang Paralayang ini, diharapkan akan melahitkan atlet baru dan menambah kunjungan wisatawan di Kota Wisata Batu.